Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyusun strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya itu dinilai penting agar ruang fiskal daerah semakin kuat dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
Permintaan tersebut disampaikan Ahmad Giri saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung pada Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Ahmad Giri, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada target penerimaan, tetapi juga harus didukung pendataan potensi pajak dan retribusi yang lebih akurat, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DPRD juga menyoroti perlunya transparansi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Berbagai temuan terkait perbedaan data penerimaan di lapangan, kata dia, harus segera ditindaklanjuti agar pengelolaan pendapatan daerah menjadi lebih akurat, optimal, dan akuntabel.
Selain membahas pendapatan daerah, DPRD turut mengevaluasi postur belanja APBD. Ahmad Giri mengatakan program yang tidak menjadi prioritas akan dirasionalisasi agar ruang fiskal dapat dialihkan untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“DPRD memulai dari diri sendiri dengan membuka seluruh postur anggaran kepada fraksi-fraksi. Program yang tidak menjadi prioritas akan kami rasionalisasikan sehingga ruang fiskal dapat diarahkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Giri.
Ia menegaskan APBD harus menjadi instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP), menekan ketimpangan melalui perbaikan Gini Ratio, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dalam pembahasan anggaran, DPRD juga meminta pemerintah provinsi tetap memprioritaskan sektor pertanian melalui dukungan anggaran untuk alat dan mesin pertanian, pupuk, bibit unggul, serta pengendalian hama. Saat mengevaluasi organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD turut menyoroti minimnya peralatan kesehatan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada meski rumah sakit tersebut telah memiliki tenaga medis.
Ahmad Giri berharap pembahasan APBD menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih efektif dan berpihak kepada masyarakat, baik melalui peningkatan pendapatan daerah maupun belanja yang lebih tepat sasaran.
“Kami ingin setiap rupiah dalam APBD benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Itulah komitmen DPRD Provinsi Lampung dalam mengawal pembangunan daerah,” ujarnya.
