Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung melakukan pemantauan potensi banjir rob di kawasan pesisir Jalan Selat Malaka, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Rabu, 7 Oktober 2026 malam.
Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya air laut hingga menggenangi permukiman warga di sekitar pesisir.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 BPBD Bandar Lampung diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 21.45 WIB.
Sebanyak 11 personel dilibatkan dengan dukungan satu kendaraan operasional.
Dari hasil patroli, kondisi air laut terpantau masih dalam batas aman. Petugas tidak menemukan kenaikan air yang berdampak terhadap lingkungan maupun genangan yang masuk ke permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan pemantauan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk memastikan kondisi kawasan pesisir tetap terkendali.
Meski belum ditemukan tanda-tanda banjir rob, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi air laut.
“BPBD mengimbau warga di kawasan pesisir tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi kenaikan air laut hingga memasuki permukiman,” kata Idham.
BPBD juga meminta masyarakat segera menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, sehingga petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat.
Hingga pemantauan selesai, situasi di kawasan Jalan Selat Malaka, Panjang Selatan, dilaporkan aman dan tidak ditemukan permukiman yang terdampak genangan air laut.
