Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di sejumlah kawasan permukiman. Pemerintah Kota Bandar Lampung merespons kondisi tersebut dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung kondisi warga di Kecamatan Way Halim pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Dalam kunjungan itu, ia memastikan bantuan darurat segera disalurkan.
Menurut Eva, bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak cuaca ekstrem. “Malam ini kami langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir, berupa beras dan uang tunai untuk membantu kebutuhan mereka,” ujarnya.
Pemerintah kota menyalurkan bantuan berupa beras 10 kilogram serta uang tunai sebesar Rp1 juta bagi warga yang rumahnya terdampak banjir.
Selain menyalurkan bantuan, Eva juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan berjalan dengan baik.
Pemkot Bandar Lampung turut mengerahkan petugas untuk membantu penanganan banjir, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan saluran air, hingga pendataan warga terdampak.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat segera terbantu dan aktivitas kembali normal.
Pemerintah kota juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, serta menjaga kebersihan saluran drainase guna meminimalkan risiko banjir.
