PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang meningkatkan pelayanan KA Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati (PP).
Mulai 4 Juli 2026, kereta bersubsidi tersebut akan menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Premium Modifikasi dengan tarif yang tetap Rp32 ribu untuk relasi terjauh.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan peningkatan sarana ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Menurutnya, status KA Rajabasa sebagai kereta Public Service Obligation (PSO) membuat tarif tetap terjangkau.
Namun, pelanggan kini dapat menikmati fasilitas yang lebih nyaman.
“Ini merupakan komitmen KAI untuk terus meningkatkan pelayanan tanpa mengurangi aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi kereta api,” kata Zaki, Senin (22/6/2026).
Kereta Ekonomi Premium Modifikasi dilengkapi kursi individual dengan sandaran tangan, kursi yang dapat direbahkan (reclining seat), AC sentral, stop kontak, serta konfigurasi tempat duduk 2-2 yang lebih ergonomis.
Dalam satu rangkaian, KA Rajabasa terdiri atas delapan kereta ekonomi premium modifikasi dengan kapasitas 640 tempat duduk setiap perjalanan.
Sebelumnya, KAI telah menambah rangkaian KA Rajabasa dari lima menjadi delapan kereta.
Saat masih menggunakan sarana ekonomi tegak lurus, kapasitas angkut meningkat dari 530 menjadi 848 tempat duduk.
Kini, peningkatan layanan difokuskan pada kualitas dan kenyamanan perjalanan pelanggan.
Tingginya minat masyarakat terhadap KA Rajabasa terlihat dari jumlah penumpang yang terus meningkat.
Sepanjang 2025, kereta ini melayani 686.788 pelanggan.
Sementara pada Januari hingga Mei 2026, jumlah pelanggan mencapai 388.190 orang atau naik 38,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kami berharap peningkatan kenyamanan ini semakin mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tetap terjangkau,” tandasnya.
