Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Timur, Yusnadi, memastikan pembangunan Jembatan Kali Pasir akan segera direalisasikan melalui dua tahapan strategis, yakni solusi sementara dan pembangunan permanen.
Kepastian tersebut disampaikan usai rapat koordinasi bersama Dinas BMBK Provinsi Lampung, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta tim dari Pangdam, yang digelar pada 9 Februari. Pertemuan itu secara khusus membahas percepatan penanganan akses jembatan yang dinilai sangat vital bagi masyarakat.
Menurut Yusnadi, hasil koordinasi menyepakati langkah jangka pendek berupa pembangunan jembatan gantung sementara. Fasilitas ini akan difungsikan sebagai akses darurat agar mobilitas warga tetap berjalan, terutama bagi pejalan kaki dan kendaraan ringan.
Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memasukkan pembangunan jembatan permanen dalam perencanaan. Jembatan tersebut akan dibangun dengan konstruksi yang lebih kokoh dan dirancang untuk kebutuhan jangka panjang.
“Jembatan Kali Pasir merupakan akses penting bagi masyarakat. Karena itu harus segera ditangani. Jembatan gantung menjadi solusi cepat, dan pembangunan permanen sudah disiapkan oleh Kementerian PU,” ujar Yusnadi.
Ia menegaskan, seluruh pihak terkait berkomitmen mempercepat proses dari sisi teknis maupun administrasi. Keterlibatan unsur TNI dalam koordinasi dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran serta keamanan pembangunan di lapangan.
Yusnadi juga mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam menyikapi persoalan ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Ia meminta warga untuk tetap mendukung proses yang sedang berjalan dan bersabar hingga seluruh tahapan terealisasi.
“Ini menyangkut akses dan aktivitas ekonomi masyarakat. Saya akan terus mengawal sampai jembatan permanen benar-benar terbangun,” tegasnya. (*)
