Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai menguji pelaksanaan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan program tersebut menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan pendidikan siswa di luar bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat.
Menurut Eva, setiap siswa penerima Bosda akan memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu. Program ini saat ini masih difokuskan untuk siswa SMP sebagai tahap awal pelaksanaan.
“Kalau program Bosda di SMP ini berhasil, insyaallah akan kita perluas untuk siswa SD,” kata Eva Dwiana.
Ia menjelaskan, bantuan Bosda dapat digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan pendidikan yang belum sepenuhnya terakomodasi melalui bantuan lainnya, seperti pengadaan buku pelajaran dan kebutuhan sekolah lainnya.
Dengan adanya Bosda, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah.
“Harapan kita, fasilitas pendidikan yang dibutuhkan siswa bisa lebih terpenuhi. Jika ada kekurangan buku pelajaran atau kebutuhan lainnya, Bosda dapat membantu menunjang kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Eva berharap program yang tengah diuji coba itu dapat berjalan optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh peserta didik di Bandar Lampung.
