Sikapi Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadan, Pemkot Bandar Lampung Imbau Warga Tak Panic Buying

Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menyiapkan operasi pasar murah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Program ini akan digelar secara serentak di 20 kecamatan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Mewakili Wali Kota Bandar Lampung, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol mengatakan pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya saat harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan.

“Ini program Ibu Wali Kota untuk membantu meringankan beban masyarakat. Biasanya menjelang Ramadan harga-harga mulai naik, sehingga pemerintah menggelar pasar murah di 20 kecamatan dalam tiga tahap,” kata Wilson Faisol, Rabu (4/2/2026).

Ia menyampaikan hal tersebut usai rapat persiapan operasi pasar murah Ramadan 1447 Hijriah di Aula Semergou, Bandar Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah akan dimulai pada 25 Februari 2026 sebagai tahap pertama.

“Insyaallah tahap awal dimulai 25 Februari 2026. Selanjutnya akan dilaksanakan kembali pada pertengahan Ramadan dan tahap akhir menjelang Lebaran,” ujarnya.

Menurut Erwin, pelaksanaan pasar murah tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya dilakukan secara keliling, kali ini kegiatan akan digelar serentak di seluruh kecamatan di Bandar Lampung.

Untuk lokasi pelaksanaan di masing-masing kecamatan, pihaknya masih menunggu laporan pemetaan dari para camat.

Dalam pasar murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur hingga tepung terigu akan dijual dengan harga yang lebih rendah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah.

“Kita mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah, kemudian kita subsidi lagi sehingga harga yang dijual kepada masyarakat berada di bawah harga pasar,” jelasnya.

Meski harga yang ditawarkan lebih murah, Pemkot Bandar Lampung tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Gunakan pasar murah ini dengan bijak. Jangan panic buying. Harapannya inflasi tetap terkendali dan masyarakat bisa menyambut Ramadan dengan lebih tenang,” pungkasnya.

Exit mobile version