Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Salat Istisqa dan doa bersama di tengah kondisi kemarau serta dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salat meminta hujan tersebut dilaksanakan bersama warga di masjid dan musala yang tersebar di kelurahan se-Kota Bandar Lampung sejak Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026.
Pelaksanaan Salat Istisqa menindaklanjuti instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Selain meminta turunnya hujan, doa bersama dilakukan untuk memohon perlindungan dari bencana dan dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Eva mengajak masyarakat, tokoh agama, serta umat Islam di Bandar Lampung ikut melaksanakan Salat Istisqa dan berdoa bersama menghadapi kondisi yang terjadi.
Di sisi lain, Pemkot Bandar Lampung bersama instansi terkait tetap bersiaga memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Langkah penanganan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Eva juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan abu vulkanik












