Rencana pembangunan Kereta Api Trans Sumatera dinilai dapat memangkas biaya logistik sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan Lampung. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Mukhlis Basri mengatakan proyek tersebut akan memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
Menurut Mukhlis, posisi Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera membuat provinsi ini memiliki peran strategis dalam arus distribusi barang dan jasa. Kehadiran jaringan kereta api yang terintegrasi diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi distribusi, serta menekan biaya logistik.
“Kami mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan Kereta Api Trans Sumatera. Proyek ini akan memperkuat posisi Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera sekaligus membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” kata Mukhlis pada Jumat, 31 Juli 2026.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur transportasi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah yang terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dinilai penting untuk mempercepat realisasi proyek tersebut.
Selain meningkatkan efisiensi logistik, Mukhlis menilai Kereta Api Trans Sumatera akan memperluas akses menuju kawasan-kawasan produktif serta mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri. Kondisi itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi Lampung dan wilayah Sumatera secara keseluruhan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar pembangunan Kereta Api Trans Sumatera yang menghubungkan Bakauheni hingga ujung utara Pulau Sumatera segera dimulai. Arahan itu disampaikan saat meresmikan revitalisasi bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang di Semarang.
Menurut Presiden, pembangunan jaringan kereta tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Komisi IV DPRD Provinsi Lampung berharap proyek Kereta Api Trans Sumatera segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terutama melalui penurunan biaya logistik, kelancaran distribusi barang, dan penguatan peran Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.












