Walikota Bandar Lampung Kerahkan Satgas Bersihkan Abu Anak Krakatau Setiap Tiga Jam

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengerahkan tim Satuan Tugas untuk membersihkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke sejumlah wilayah kota. Penyemprotan dilakukan secara berkala setiap tiga jam.

Pembersihan dilakukan di ruas jalan utama hingga jalan lingkungan. Penyemprotan ditujukan untuk mengurangi endapan abu vulkanik yang menempel di jalan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan telah menginstruksikan jajaran pemerintah kota untuk turun langsung melakukan penanganan di wilayah terdampak.

“Bunda sudah instruksikan tim untuk turun langsung membersihkan debu vulkanik, baik di jalan utama maupun jalan lingkungan. Penyemprotan dilakukan secara berkala, setiap tiga jam, supaya debu tidak semakin mengganggu masyarakat,” ujar Eva, 6 September 2026

Penanganan juga dilakukan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan. Dinas Kesehatan bersama petugas Puskesmas, Pustu, dan Poskeskel dikerahkan ke masyarakat untuk membagikan masker.

Selain membagikan masker, petugas mendata warga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan. Masyarakat juga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah selama abu vulkanik masih ditemukan.

“Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu dan Poskeskel juga sudah kita minta untuk turun ke masyarakat, membagikan masker dan mendata warga yang membutuhkan pengobatan. Kita ingin masyarakat tetap sehat dan mendapatkan pelayanan dengan cepat,” katanya.

Pemkot Bandar Lampung juga melakukan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah untuk memantau perkembangan kondisi dan menentukan penanganan lanjutan.

Eva meminta masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi pemerintah mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik di lingkungan masing-masing.

Exit mobile version