Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir. Kali ini bantuan diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Sukarame pada Minggu, 8 Maret 2026.
Sebanyak 438 kepala keluarga menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Setiap keluarga memperoleh uang tunai Rp1 juta dan beras 10 kilogram.
Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor Kecamatan Sukarame kepada warga yang terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir.
Eva mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap warga yang mengalami kerugian akibat banjir. “Semoga bantuan ini dapat membantu warga membersihkan rumah serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kota masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Warga yang belum menerima bantuan diminta melapor melalui ketua RT atau pihak kecamatan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak banjir di Bandar Lampung diperkirakan mencapai sekitar 1.000 kepala keluarga. Mereka tersebar di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Sukarame, Rajabasa, Sukabumi, dan Tanjung Senang yang mengalami dampak cukup parah.
Selain wilayah tersebut, terdapat dua kecamatan lain yang juga terdampak dengan tingkat kerusakan lebih ringan.
Dalam kesempatan itu, Eva juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pascabanjir, terutama bagi warga yang memiliki anak kecil.
Terkait persoalan drainase, pemerintah kota disebut terus melakukan pengerukan dan perbaikan saluran air untuk mengurangi risiko banjir. Namun, Eva menekankan penanganan banjir membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai.
Ia berharap instansi terkait dapat segera melakukan pemetaan terhadap sungai dan saluran air prioritas agar upaya pencegahan banjir di Bandar Lampung lebih optimal ke depan.












