Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung di 20 kecamatan, Kamis (26/2/2026). Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya program tersebut, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi harga di pasar lagi naik. Di sini lebih murah,” ujar salah seorang warga.
Dalam pasar murah ini, Pemkot menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga subsidi, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga tepung terigu. Selain itu, tersedia juga cabai dan bawang hasil kerja sama dengan Bank Indonesia.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan tingginya partisipasi warga menunjukkan program ini tepat sasaran.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Ini jadi bukti bahwa pasar murah действительно dibutuhkan, terutama menjelang Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga menjadi upaya menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pemkot Bandar Lampung sendiri akan menggelar pasar murah dalam tiga tahap, yakni awal Ramadan, pertengahan, serta menjelang Idulfitri, dengan lokasi yang tersebar dan mudah dijangkau warga.
Dengan tingginya antusiasme ini, pemerintah berharap program pasar murah dapat terus menjadi solusi dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan lonjakan harga selama bulan puasa.












