Suasana sore di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, terasa berbeda pada Kamis (5/3/2026). Masjid Al-Falah dipenuhi warga yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah itu dipimpin langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah pejabat utama Pemprov Lampung.
Rombongan gubernur disambut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PAN H.M. Hazizi, tokoh adat Sai Batin Lima Marga, pimpinan organisasi keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Pemprov Lampung menyerahkan dana hibah untuk Masjid Al-Falah sebesar Rp30 juta, santunan kepada 50 anak yatim, serta bantuan Al-Qur’an dari Kantor Wilayah Kementerian Agama.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turut menyalurkan bantuan berupa dana hibah bagi takmir masjid, bantuan rumah ibadah sebesar Rp15 juta, serta paket sembako untuk lansia dan anak yatim.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa bangganya karena Desa Pisang terpilih sebagai lokasi Safari Ramadan tingkat provinsi. Menurutnya, kehadiran gubernur membawa suasana kebersamaan yang hangat bagi masyarakat.
“Suasana sore di Desa Pisang ini terasa jauh lebih sejuk dan bermakna karena kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami ucapkan selamat datang. Semoga di bulan penuh maghfirah ini setiap langkah kita bernilai pahala,” ujar Egi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Lampung Selatan dalam satu tahun terakhir.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah telah merealisasikan penanganan jalan sepanjang 272 kilometer dengan nilai Rp220,8 miliar. Selain itu, pembangunan jembatan dan drainase sepanjang 27.240 meter juga telah dilakukan dengan nilai anggaran Rp37,1 miliar.
Di sektor ekonomi dan pariwisata, Kabupaten Lampung Selatan mencatat kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang yang turut mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan pada tahun 2025 juga mencapai 5,71 persen, yang menjadi angka tertinggi di Provinsi Lampung serta melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami juga sedang menggalakkan program Kampung Helau. Ini bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi gerakan hati untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan berdaya saing. Kalau lingkungannya helau atau indah, ibadah pun semakin khusyuk,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kecamatan Penengahan. Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat iman sekaligus mempererat kepedulian sosial.
“Ramadan mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak lama. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat iman dan kepedulian sosial. Saya mengajak kita semua menjaga kerukunan, jangan sampai perbedaan memecah belah kita. Lampung harus jadi lebih baik,” tegas Mirza.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta harapan untuk kemajuan Lampung ke depan.












