Junaidi Dukung Target Prabowo Renovasi 60 Ribu Sekolah, Lampung Dinilai Masih Butuh Perhatian Serius

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Junaidi, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan renovasi 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Menurut Junaidi, program renovasi sekolah secara masif tersebut sangat relevan dengan kondisi di Provinsi Lampung yang hingga kini masih menghadapi persoalan infrastruktur pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

“Kami di Komisi V DPRD Lampung tentu sangat mendukung target Presiden Prabowo untuk merenovasi 60 ribu sekolah. Ini menjadi harapan besar bagi daerah yang masih memiliki banyak sekolah dengan kondisi bangunan rusak,” ujar Junaidi, Selasa (13/1/2026).

Politisi Fraksi Demokrat itu mengungkapkan, di Lampung masih ditemukan sejumlah sekolah dengan ruang kelas tidak layak, atap bocor, hingga keterbatasan fasilitas penunjang pembelajaran yang berdampak pada kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.

“Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak sekolah yang membutuhkan perhatian serius. Program nasional ini diharapkan benar-benar menjangkau sekolah-sekolah yang kondisinya rusak ringan hingga berat,” katanya.

Junaidi menegaskan, Komisi V DPRD Lampung siap mengawal implementasi program tersebut agar berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di daerah. Ia menekankan pentingnya pengawasan agar prioritas renovasi diberikan kepada sekolah yang paling membutuhkan.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Jangan sampai sekolah yang masih layak justru mendapat prioritas, sementara yang rusak berat terabaikan,” tegasnya.

Selain itu, Junaidi mendorong adanya sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar proses pendataan sekolah penerima program renovasi dapat dilakukan secara akurat dan transparan.

“Pemerintah daerah memiliki data riil di lapangan, sementara pemerintah pusat memiliki anggaran dan kebijakan. Jika data ini disatukan, pelaksanaan program akan jauh lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *