Memasuki satu pekan Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Lampung Selatan menggelar buka puasa bersama (bukber), Jumat (27/2). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi kader dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
Agenda diawali dengan pembagian takjil gratis kepada warga dan pengendara yang melintas di depan Kantor DPC PDI-P Lampung Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri 17 Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lampung Selatan, jajaran ranting, badan sayap partai, Fraksi PDI-P DPRD Lampung Selatan, serta Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Lampung I, Mukhlis Basri.
Turut hadir unsur DPD PDI-P Provinsi Lampung, yakni Watoni Noerdin, Aribun Sayunis, dan Grace P. Nugroho, yang menegaskan penguatan koordinasi vertikal partai.
Ketua DPC PDI-P Lampung Selatan, Lesty Putri Utami, mengatakan soliditas pengurus menjadi fondasi utama kekuatan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
“Silaturahmi harus terus dirawat. Soliditas dan kekompakan pengurus adalah fondasi utama untuk meraih kemenangan pada pemilu mendatang,” ujar Lesty.
Meski demikian, ia menegaskan kemenangan politik bukan tujuan utama, melainkan hasil dari kerja organisasi yang disiplin dan nyata di lapangan.
“Saya tidak mau asal-asalan. Realita di lapangan harus sesuai dengan laporan yang saya terima. Penguatan organisasi dan administrasi partai harus berjalan disiplin,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinannya, DPC PDI-P Lampung Selatan mulai melaksanakan musyawarah ranting (musran) secara bertahap. Kecamatan Jati Agung ditunjuk sebagai proyek percontohan sebelum diperluas ke sedikitnya 12 titik lainnya, dengan target seluruh PAC di 17 kecamatan rampung pada pertengahan Maret mendatang.
Menurut Lesty, target tersebut sejalan dengan arahan Ketua DPD PDI-P Provinsi Lampung, Winarti, agar penguatan struktur partai hingga tingkat bawah dapat diselesaikan secara tepat waktu dan terukur.
Sementara itu, Watoni Noerdin mengajak seluruh jajaran menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan barisan.
“Momentum ini bukan hanya ibadah, tetapi juga konsolidasi. Kita perkuat barisan dan fokus membangun kekuatan internal demi kejayaan partai ke depan,” ujarnya.
