Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (14/2/2026).
Dalam sambutannya, Reza Berawi menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa harus terus ditanamkan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berpotensi membawa dampak negatif.
“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus kita aktualisasikan dalam tindakan nyata,” ujarnya.
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung itu menilai tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, mulai dari penyebaran paham radikalisme dan intoleransi hingga maraknya informasi hoaks yang dapat menggerus persatuan bangsa. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dinilai penting guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Reza Berawi juga menekankan peran strategis generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Pemuda harus menjadi agen persatuan, bukan justru mudah terprovokasi oleh isu-isu yang merusak kerukunan. Bijak dalam bermedia sosial dan mengedepankan semangat gotong royong menjadi kunci,” katanya.
Lebih lanjut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung tersebut menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi PIP dan wawasan kebangsaan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab anggota legislatif untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
“Saya berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Pekon Podosari untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Dengan persatuan dan semangat kebangsaan yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkasnya.












