Kegiatan IPWK yang digelar Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Junaidi, di Dusun Sukarame, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Rabu (4/2/2026), menjadi momentum evaluasi terhadap akurasi data dan efektivitas penyaluran program perlindungan sosial di tingkat desa.
Di sela agenda tersebut, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait akses layanan kesehatan dan bantuan sosial bagi anak dengan kebutuhan khusus. Aspirasi ini menyoroti pentingnya sinkronisasi data penerima manfaat agar program pemerintah benar-benar menyentuh kelompok paling rentan.
Salah satu kasus yang muncul adalah keluarga Risky Maulana Saputra (15), penyandang Cerebral Palsy. Ibu korban menyampaikan bahwa kebutuhan terapi anaknya belum dapat terpenuhi secara rutin karena kendala biaya, serta adanya hambatan dalam cakupan layanan jaminan kesehatan. Selain itu, anaknya juga belum tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Di kesempatan yang sama, Yuli juga mengungkapkan kebutuhan alat bantu dengar untuk putrinya, Ziha Saputri (7,5), yang mengalami gangguan pendengaran berat. Menurut keterangan medis, perangkat yang dibutuhkan memiliki spesifikasi khusus dengan biaya cukup tinggi, sehingga belum dapat dipenuhi secara mandiri.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Junaidi menyatakan akan membawa temuan lapangan ini ke pembahasan di Komisi V DPRD Provinsi Lampung. Ia menekankan perlunya evaluasi sistem pendataan, verifikasi penerima bantuan, serta koordinasi lintas instansi agar tidak terjadi warga yang layak tetapi terlewat dari program.
Menurutnya, penguatan basis data terpadu dan sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta lembaga jaminan sosial menjadi kunci agar layanan kesehatan dan bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, terutama dalam mengidentifikasi hambatan implementasi program di lapangan. DPRD diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan dan mendorong perbaikan kebijakan agar layanan sosial semakin inklusif dan responsif terhadap kebutuhan warga.












