DPRD Lampung Ingatkan SPPG untuk Tidak Mengurangi Porsi MBG dan Kelola Limbah dengan Baik

ilustrasi MBG; Net

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Budhi Condrowati, mendorong agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga terintegrasi dengan Program Pupuk Organik Cair (POC) yang digagas Rahmat Mirzani Djausal.

Menurut Budhi, kolaborasi dua program tersebut dapat menjadi solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjawab persoalan limbah dapur MBG.

“Limbah dapur itu sebenarnya bukan sampah. Kalau dikelola dengan baik, bisa diolah menjadi pupuk cair. Ini peluang besar yang jangan disia-siakan,” ujarnya, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, saat ini sekitar 500 desa di Lampung telah mengikuti program POC. Dalam satu desa, luas lahan yang bisa memanfaatkan pupuk organik cair bahkan mencapai ratusan hektare, baik untuk padi, jagung, cabai maupun palawija.

Karena itu, Budhi menilai limbah dapur MBG seharusnya tidak dibuang ke saluran drainase atau irigasi, melainkan diolah agar memiliki nilai tambah bagi sektor pertanian.

“Kalau di rumah tangga saja limbah bisa dikelola, apalagi program sebesar MBG. Harusnya bisa lebih sistematis dan terintegrasi,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Selain soal limbah, Budhi tetap mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), termasuk ketepatan porsi dan penggunaan anggaran. Ia menegaskan, setiap komponen dalam satu porsi MBG sudah memiliki rincian anggaran yang tidak boleh dikurangi.

“Program ini sangat baik, tapi harus dijalankan dengan disiplin. Jangan sampai ada pengurangan porsi atau penyimpangan anggaran,” katanya.

Budhi optimistis, jika MBG dikelola sesuai SOP dan terintegrasi dengan program POC, maka manfaatnya akan berlipat: anak-anak mendapatkan asupan bergizi, petani memperoleh pupuk tambahan, dan lingkungan tetap terjaga.

“Ini soal tata kelola. Kalau dirancang dengan baik, MBG bukan hanya program makan gratis, tapi juga penguatan ekosistem pangan dan lingkungan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *