Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, menjadi Pembina Upacara dalam Upacara Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (2/2).
Upacara tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antarlembaga pemerintahan dan unsur Forkopimda, khususnya dalam meningkatkan komunikasi, koordinasi, serta kebersamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, serta aparatur sipil negara. Dalam kesempatan itu, Ade Utami Ibnu mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung sekaligus membacakan sambutan resmi lembaga legislatif.
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi seluruh unsur pemerintahan daerah dalam menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Tema upacara, “Meningkatkan Komunikasi, Koordinasi, dan Kebersamaan Unsur Forkopimda”, dinilai relevan dengan dinamika pembangunan daerah yang kian kompleks.
Forkopimda disebut sebagai pilar strategis dalam menjaga stabilitas, menegakkan hukum, menciptakan keamanan dan ketertiban, serta memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Disampaikan pula bahwa komunikasi terbuka dan konstruktif antarlembaga akan mencegah kesalahpahaman dan mempercepat pengambilan keputusan. Koordinasi yang solid diyakini mampu menyelaraskan kebijakan agar tidak tumpang tindih, sementara kebersamaan menjadi fondasi membangun rasa saling percaya demi kepentingan masyarakat Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menghadapi isu strategis, mulai dari pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga menjaga kondusivitas dan persatuan.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat, dengan petugas dari Sekretariat DPRD Provinsi Lampung yang menjalankan tugas sesuai peran masing-masing.
Pelaksanaan upacara ini tidak hanya menjadi agenda kenegaraan rutin, tetapi juga simbol soliditas pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik. Momentum tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarlembaga demi pelayanan publik yang semakin optimal di Provinsi Lampung. (*)












